Stevan’s Teritory Weblog

Everything in here. Enjoyed it!

AntiKristus

 

Terminologi “Antikristus”

Kata “antikristus” berasal dari kata yunani antikristos. Anti berarti mengganti, melawan atau mengambil tempat orang lain. Kristos berarti Kristus. Jadi antikristus berarti melawan, mengganti , atau mengambil tempat Kristus. Bisa juga antikristus berarti Kristus palsu atau Kristus gadungan. Kata “antikristus” hanya ditemukan empat kali, semuanya dalam tulisan Rasul Yohanes (1Yoh 2:18,22;4:3; 2Yoh 7). Dalam empat kali pemakaian tersebut dibedakan antara antikristos (tunggal) dan antikristoi (jamak), atau antara antikristus dan antikristus- antikristus. Perbedaan ini jelas terlihat dalam 1Yoh 2:18, “Anak-anakku, waktu ini adalah waktu yang terakhir, dan seperti yang telah kamu dengar, seorang antikristus akan datang, sekarang telah bangkit banyak antikristus. Itulah tandanya, bahwa waktu ini benar-benar adalah waktu yang terakhir”. Jadi sudah ada antikristus pada waktu jaman Yohanes, banyak lagi! Nah siapakah antikristus itu? 1Yoh 2:22 menjelaskan tentang siapakah antikristus itu, “Siapakah pendusta itu? Bukankah dia yang menyangkal bahwa Yesus adalah Kristus? Dia itu adalah antikristus, yaitu dia yang menyangkal baik Bapa maupun Anak”. Dengan pemahaman ini berarti setiap orang yang menolak bahwa Yesus adalah Kristus, bahwa Yesus adalah Allah yang telah menjelma manusia adalah antikristus-antikristus. Tetapi Yohanes juga juga berbicara tentang antikristus yang akan datang, seorang pribadi yang disebut sebagai “manusia durhaka”, “si pendurhaka” (2Tes 2:3- 8) dan “binatang buas” (Wahyu 13:1-10). Antikristus ini adalah seorang figur pemimpin yang akan muncul di akhir jaman.

Dua Binatang dalam Wahyu 13

Wahyu 13 menyebutkan tentang dua binatang yang keluar dari laut dan bumi. Binatang I (1-10) menunjuk pada antikristus yang akan muncul sebagai pemimpin dari gabungan bangsa-bangsa di akhir jaman untuk melawan Allah. Sementara Binatang II (11-1 8) menunjuk pada “asisten” dari antikristus. Binatang kedua inilah yang akan mengadakan tanda-tanda mujizat untuk melancarkan penyembahan bagi binatang I (antikristus). Ia akan memberikan perintah membuat patung dari binatang I serta memberikan “hidup” bagi patung tersebut dan menuntut penyembahan dari semua penduduk dunia pada waktu itu.

Wahyu 13:18 menjelaskan identitas binatang buas itu, Barangsiapa yang bijaksana, baiklah ia menghitung bilangan binatang itu, karena bilangan itu adalah bilangan seorang manusia, dan bilangannya adalah ialah enam ratus enam puluh enam. Manusia yang bilangannya 666 ini akan menguasai 3 sistem dunia

Pemerintahan dunia ” … dan kepadanya diberikan kuasa atas setiap suku dan umat dan bahasa dan bangsa” (Wahyu 13:7, Dan 7:23)

Ekonomi dunia ” Dan ia menyebabkan sehingga kepada semua orang, kecil atau besar, kaya atau besar, merdeka atau hamba, diberi tanda pada tangan kanannya atau pada dahinya, dan tidak seorang pun yang dapat membeli atau menjual selaian dari pada mereka yang memakai tanda itu, yaitu nama binatang itu atau bilangan namanya (Wahyu 13:16-17).

Agama dunia “… seluruh dunia heran, lalu mengikut binatang itu. Dan mereka menyembah naga itu, karena ia memberikan kekuasaan kepada binatang itu” (Wahyu 13:3-4,8). Dengan kekuasaan seperti ini, maka mereka yang menolak untuk menyembah antikritus itu, tidaklah akan dapat hidup. Dalam kondisi seperti ini akan muncul banyak martir. Lalu siapakah 666 itu? Sepanjang sejarah, telah mucul orang-orang yang “disebut” sebagai antikristus. Mulai dari Kaisar Nero, Martin Luther, Paus, Adolf Hitler, Henry Kissinger, Stalin, Roosevelt, Mussolini, Karl Von Habsburg, Saddam Hussein, Mikhail Gorbachev, dan Paus. Tetapi ternyata toh hal ini tidaklah terbukti. Demikian juga dengan perkiraan-perkiraan yang baru seperti Bill Gates ataupun Maitreya, sepertinya toh akan berlalu begitu juga. Siapapun juga nantinya antikritus itu, sebenarnya tidaklah perlu dikuatirkan. Karena pada akhirnya antikristus itu akan dikalahkan oleh Kristus sendiri dalam peperangan besar di armageddon, di akhir masa 7 tahun kesengsaraan besar itu.

Ancaman bagi kaum Kristen

Banyak ancaman pada kaum kristen, seperti munculnya persatuan antikristus dan gereja setan. menurut buku Paradise Lost, Yang menyebabkan keretakan kaum kristiani seperti AntiKristus dan GS(gereja setan) adalah Lucifer sang bapa dari segala dosa. Dan hingga sekarang umat kristen banyak yang mengalami perpecahan dan memilih memerangi agama kristen, sehingga terjadi ketidak harmonisan dimana-mana dan bahkan terjadi peperangan. Dan menyebabkan orang-orang tidak mempercayai Tuhan, hingga disebut sebagai atheis, dan membanyak keseluruh dunia.

 

December 31, 2007 Posted by Stevan Adhi Nugroho | Artikel | | No Comments

Saksi Jehova

 

SAKSI JEHOVA

Aliran ini berpusat di Bethel, Brooklyn-Newyork dengan tenaga full time sekitar 2000 personil melalui jaringan Watch Tower Bible and Tract Society. Mereka sangat giat menyebarkan ajarannya keseluruh dunia. Organisasi ini mempunyai 4,7 juta anggota aktif, tersebar di 231 negara termasuk Indonesia.

Yang terbanyak pengikutnya bermukim di AS, negeri asalnya yakni hampir satu juta. Jadi masih relevan dan penting membicarakan aliran ini, tanpa buru-buru membubuhkan cap ajaran sesat atasnya. Siapa tahu ada juga berguna yang bisa dipelajari dari aliran ini. Kemunculan aliran ini sedikit banyaknya bermula dari aliran Adventis, sekalipun kalangan Adventis menolak ajaran Saksi Jehowa. Sejarah aliran ini berkait erat dengan kiprah para tokoh sentralnya yang kemudian menjadi president organisasi Watch Tower seperti C.T Russel.

Menurut tokohnya Russel Kedatangan Kristus dan awal millenium baru terjadi pada thn 1914, setelah masa panen selama 40 tahun (1874-1914). Berdasarkan Wahyu (7:4-9), pandangan Russel selanjutnya bahwa diantara masa panen dan kedatangan Kristus itu akan terjadi perang Armagedon yang akan dipanen atau orang yang selamat melintasi perang itu dan memasuki kerajaan 1000 tahun itu hanya 144.000 orang.

Selanjutnya dikembangkan ajaran yang menyatakan tidak adanya neraka sebagai tempat penghukuman kekal bagi orang2 jahat, sebab setiap orang jahat segera ditiadakan pada saat ia mati. Lalu ajaran yg berhubungan dengan penebusan.

  1. Adam mengalami kematian sebagai hukuman yang adil atasnya, tetapi keturunannya mengalaminya sebagai warisan.

  2. Tindakan pengorbanan dari Yesus meniadakan hukuman maut.

  3. Karena Adam, kita semua lahir tanpa hak untuk hidup. Karena Yesus, semua dosa yang kita warisi dibatalkan.

  4. Jadi semua orang dijamin memperoleh peluang kedua, sekaligus diuji apakah ia memilih Allah atau menjadi pemberontak yang memang layak mati. Peluang kedua ini akan ditawarkan pada millenium yang dimulai ketika Kristus kembali dalam wujud yang nyata, memerintah dibumi bersama orang2 kudusnya selama seribu tahun.

Disamping ketiga pokok pandangan (yang kemudian menjadi ajaran lembaga Menara Pengawal atau persekutuan Saksi Jehova) masih ada beberapa pokok ajaran yg dikemukakan seperti penolakan terhadap pokok-pokok ajaran gereja baku/resmi,

  1. Misalnya ajarannya untuk menolak Trinitas (ke-Tritunggal-an Allah),

  2. kekekalan jiwa,

  3. kebangkitan Kristus secara jasmani dan kepribadian tersendiri dari Roh Kudus.

Inilah ciri ajaran Saksi Jehova.

Sampai sekarangpun Saksi Jehova selalu berkata bahwa organisasi mereka bukan gereja, mereka juga bukan anggota gereja tertentu, melainkan anggota sebuah lembaga atau Persekutuan Alkitab.

Mengenai sikap Saksi-saksi Jehova :

 

  • Semangat bersaksi.

Kita dapat menertawakan mereka, seperti terjadi dikota-kota besar Eropa – berbaris dijalan-jalan raya sambil membawa poster-poster dengan slogan-slogan. Kita mungkin jengkel melihat sikap memaksa mereka, jika mereka masuk kerumah-rumah dan mendesak kita berbicara. Apakah kerajinan mereka tidak mengandung sesuatu yang luar biasa? Berapakah anggota-anggota jemaat yang bersedia bersaksi dari rumah ke rumah?

  • Dalam gerakan ini semua anggota-anggotanya turut berbicara dan bersaksi.

Gereja-gereja Protestan sering kelihatan sebagai “Gereja-gereja pendeta” dan seakan-akan berada dibawah kekuasaan si pendeta saja. Anggota jemaat sedikit sekali yang giat dalam pekerjaan gereja. Dalam banyak hal gerakan Saksi Jehova adalah suatu reaksi terhadap Gereja yang condong menjadi gereja pendeta itu.

  • Semangat berkorban dari anggota gerakan-gerakan ini.

Martin Niemoeler pernah bercerita betapa ia kagum melihat sikap pengikut gerakan ini ketika mereka meringkuk dalam kamp-kamp tawanan Jerman. Mereka menolak hormat menurut cara Hitler, menolak bekerja dilapangan-lapangan terbang, ingkar mundur walaupun disiksa seganas-ganasnya.

  • Cara mereka bergaul antara sesama mereka.

Jika kita bertanya kepada diri sendiri, apakah sebabnya orang-orang Katolik Roma atau Protestan meninggalkan gerejanya dan kemudian menggabungkan diri dengan Saksi Jehova ini, maka alasannya biasanya adalah renggangnya persatuan kekristenan diantara anggota-anggota memaksa mereka berbuat begitu. Mereka merasa kesepian didalam gerejanya sendiri, sedangkan didalam kalangan Saksi Jehova sendiri mereka menjalin persatuan erat. Gerakan-gerakan seperti Saksi Jehova ini adalah suatu peringatan bagi gereja-gereja terhadap kekurangannya.

  • Sikap terhadap hidup berpolitik.

Memang keliru anggapan Saksi-saksi Jehova, bahwa berpolitik adalah suatu hal yang dilarang. Tidak dapat dibenarkan jika mereka menganjurkan supaya orang menjauhi segala macam politik tetapi apakah juga tidak benar, bahwa gereja-gereja sering kurang kritis sikapnya terhadap politik? Apakah tidak benar, bahwa gereja sering lupa mengambil Firman Allah sebagai patokan dalam menghadapi dunia politik?

Catatan dan peringatan teolog emeritus ini, demikian juga berbagai catatan lain yang memperlihatkan kekuatan dan daya tarik aliran ini, masih layak diperoleh gereja-gereja di Indonesia pada penghujung abad ke -20 ini, ketimbang secara gampangan menuding aliran ini sebagai penyebar ajaran sesat.

Disini saya foward sekilas riwayat tokoh-tokoh Saksi Jehova yang berpengaruh hingga sekarang sbb:

 

  • Charles Taze Russell (C.T.Russell) lahir di Pittsburgh-Pennsylvania (1852-1916) dari keluarga yang berlatar belakang Presbyterian Skotland-Irlandia. Ayahnya adalah seorang pengusaha jaringan toko pakaian. Sejak remaja Russell telah tertarik pada hal-hal keagamaan, terutama menyangkut kedatangan Kristus kedua kali dan akhir zaman. Sejak 1870 ia bergabung dengan kelompok yang bercorak Adventis yang dipimpin Jonas Wendell, lalu beralih ke kelompok Barbour. Kelompok Wendell ini terbentuk tak lama setelah kekecewaan Agung 1844. Semula kelompok ini percaya bahwa Adven kedua itu bakal terjadi tahun 1853-1854. Setelah ternyata tidak terjadi, Wendell meramalkan bahwa peristiwa itu bakal terjadi thn 1874, tetapi setelah thn 1874 toh tidak terjadi, lalu Russell meninggalkan kelompok Wendell dan bergabung dengan kelompok Barbour yg mempunyai penerbitan majalah “The Herald of the Morning yang sempat memiliki ribuan pelanggan dan Russell ikut sebagai pengasuhnya. Kelompok Barbour ini memahami bahwa Kristus memang sudah hadir secara rohani atau tak kelihatan sejak 1874, dan baru sepenuhnya menampakkan diri pada bulan April 1878, sambil mengangkat orang-orang yang percaya akan hal itu ke sorga. Russell menikah dengan salah seorang murid Bible. Studinya pada tahun 1879 yang bernama Maria F. Ackley. Maria segera diangkat menjadi pengurus inti Watch tower society. tetapi pada tahun 1897 mereka bercerai karena perbedaan keyakinan dan karena dakwaan Maria bahwa suaminya punya hubungan gelap dengan wanita lain. Skandal dan perceraiannya kelak menjadi sasaran kritik oleh lawan-lawannya kepada Russell.

  • Rutherford merupakan tokoh yang paling kontroversial. Ia lahir 8 November 1869 di Morgan County-Missouri dalam keluarga petani warga gereja Baptis. Sejak masa remaja ia tertarik pada bidang hukum. Karena orangtuanya tidak merestui minatnya itu, ia harus membiayai sendiri studinya di sebuah sekolah hukum dengan bekerja sebagai stenografer. Sejak usia 22 tahun ia menjadi pengacara dan jaksa penuntut umum. Ia tak pernah menjadi hakim penuh, tetapi gelar kehormatan judge, ia sandang seumur hidupnya. Dia kemudian terpilih sebagai president kedua setelah Russell dalam Watch Tower Society pada bulan Januari 1917. Latar belakang pendidikan dan pengalamannya di bidang hukum, kelak sering membuat lembaga persekutuan menara pengawal (Saksi Jehova) ini berurusan dengan masalah yang menyangkut hukum. Cukup sering mereka dinyatakan bersalah sehingga kena hukuman, tetapi tidak jarang pula lewat kasus2 hukum itu mereka memelopori perubahan undang-undang di AS, terutama menyangkut kebebasan beragama.

Tanggal 6 April 1917 AS secara resmi melibatkan diri dalam perang dunia I. Rutherford bersama tujuh pemimpin Menara Pengawal lainnya menentang keterlibatan itu dan menolak ikut wajib militer. Mereka juga menolak memberi hormat pada bendera, karena hal itu dianggap kekafiran dan kekejian terhadap Tuhan (Sampai sekarang hal itu merupakan salahsatu ajaran mereka). Mereka berdelapan disalahkan dan dituduh sebagai mata-mata Jerman. Pada tahun 1920, Rutherford menerbitkan tulisannya, “Million Now Living Never Die”. dalam tulisannya ia menyatakan bahwa perang Armagedon akan terjadi thn 1925, dan mereka yang setia kepada Jehova dan termasuk pada bilangan 144.000 orang tidak akan mati dan langsung ikut bersama Kristus memerintah dalam kerajaan seribu tahun. Tulisan dan pernyataan ini sempat menarik minat banyak orang, dan dalam waktu singkat pengikutnya bertambah 44% .

Bagi pengikutnya mengartikan bahwa nama Babylon adalah nama julukan untuk Gereja Roma Katolik dan Protestan.

December 31, 2007 Posted by Stevan Adhi Nugroho | Artikel | | No Comments

Gereja Setan

 

Sejarah GEREJA SETAN (GS)

Asal mula GS didirikan oleh Anton Szandor La Vey tanggal 30 April 1966, dan GS ini secara terang-terangan diorganisasikan di San Francisco. Sebagai buku panduan umatnya, La Vey menulis sebuah kitab The Satanic Bible tahun 1969.

Meskipun keberadaan para penyembah Setan telah diketahui selama bertahun-tahun, tak seorang pun muncul dan mengakui secara terbuka bahwa mereka adalah penganut Setanisme. Setanisme pertama kali menjadi gerakan yang terbuka dan teratur di tahun 1960-an di Amerika Serikat. Tanggal 30 April 1966, Gereja Setan dibentuk di California. Pendiri gereja aneh ini adalah seorang penganut Setanisme yang bernama Anton Szandor LaVey yang menyatakan dirinya sebagai pendeta tinggi. Dikenal sebagai Paus Hitam, LaVey menulis buku-buku tempat dia merumuskan pandangan-pandangannya mengenai Gereja Setan. Judul buku-buku itu menakutkan: “Kitab Suci Setan, Upacara Setanis, Penyihir Setanis, Buku Catatan Setan dan Setan Berbicara”. LaVey meninggal di tahun 1997. Diperkirakan bahwa Gereja Setan memiliki sekitar 10 ribu anggota di Amerika Utara, dan meskipun banyak menerima tuntutan hukum, kegiatan dan upacaranya terus berjalan.

Sebuah patung Setan, raja iblis telah dibuat dan saat ini berada di Katedral Notre Dame (Paris) berwujud seperti wajah manusia-binatang bertanduk 2 buah dengan posisi bertopang dagu dan di punggungnya terdapat 2 sayap, patung ini terbuat dari batu dan dinamakan patung setan (patung itu pernah dimasukan dalam adegan film Si Bongkok dari Notre Dame).

Organisasi ini menyebut dirinya organisasi pertama di muka bumi dan di sepanjang sejarah yang secara terbuka menyatakan mengabdi kepada penerimaan terhadap fitrah sejati manusia yaitu binatang jasmaniah yang hidup di dalam kosmos yang diresapi dan dimotivasi oleh kekuatan gelap yang kami sebut Setan.

Untuk yang bukan anggota akan dituding sebagai orang yang hidup dalam iri hati obsesif terhadap kita yang tetap eksis oleh arus alamiah bersama rasa takut terhadap Pangeran Kegelapan, oleh sebab itu mereka menyebut dirinya kaum asing yang terpilih dan Elite. Bahkan mereka mengatakan kita para pengikut Setan adalah Tuhan itu sendiri. GS menyebarkan doktrin yang diciptakan Anton La Vey melalui tulisan, rekaman, dan video. GS mengaku punya media yang luas dan selama 33 tahun terakhir ini dirujukkan dengan berbagai nama, misalnya Gereja Setan.

Yang pertama Gereja Setan, Gereja Setan Amerika, kini nama resmi mereka adalah Gereja Setan, nama lain adalah pendusta. Pada tanggal 29 Oktober 1997, Anton La Vey mati. Kemudian GS diwariskan kepada Blanche Barton (pendeta wanita tertinggi) yang juga adalah istrinya dan ibu anak yang ketiga yang bernama Satan Xerces Carnacki La Vey Blanche juga menjabat kepala adiministrasi GS selama 14 tahun terakhir. Semasa hidupnya, Anton La Vey mengangkat banyak anggota Kependetaan Mendes sebagai Pengacara Iblis. Dan kependetaan ini bersama Ordo Trapezoid Dewan Nan Sembilan kini bekerja sama dengan Pendeta Wanita Tinggi Barton untuk memajukan filosofi ikonoklastik yang diracik oleh La Vey.

LAMBANG

Lambang Para pengikut GS umumnya menggunakan lambang 666, pentagram, bintang bersudut 5 terbalik yang bergambar kepala kambing bertanduk dua. Sudut bintang yang menggambarkan tanduk itu bermakna Lucifer, sama tinggi dengan Allah. Tiga sudut di bawah menggambarkan tritunggal iblis, yang di tengah Lucifer, di kiri antiKristus, yang di kanan nabi-nabi palsu.

Dan iblis yang menyesatkan mereka dilemparkan ke dalam lautan api dan belerang, yaitu tempat binatang dan nabi itu dan mereka di siksa siang malam sampai selama-lamanya. Tritunggal iblis ini lawan Tritunggal Kristiani (Bapa, Anak, dan Roh Kudus ).

Kepala kambing merupakan salah satu ciri khas utama penyembah Setan, unsur penyembahan yang menuju kepada pengorbanan kepada Satan Lucifer biasanya menyembelih kambing (umumnya jantan) dan menggunakan darahnya untuk upacara ritual, dan hal ini merupakan lawan identik dengan pengorbanan Umat Kristiani kepada Allah sewaktu jaman Israel sampai saat ini yaitu dengan korban domba. Keesokan harinya mereka mempersembahkan korban sembelihan dan korban bakaran kepada TUHAN, yakni seribu ekor lembu, seribu ekor domba muda, dengan korban-korban curahannya dan sangat banyak korban sembelihan Ritual bagi seluruh Israel.

GS 3 Ritual & Upacara

  1. Seks, Kebaikan, dan Kejahatan. Ritual Seks dilakukan setelah upacara dan itu merupakan bagian dari upacara. Keterangan :Seks bebas sama sekali bertentangan dengan ajaran Kristiani. Roh dan manusia dapat melakukan hubungan badan bila roh itu berubah wujud menjadi manusia, hal ini dapat dilakukan oleh Lucifer karena dia adalah malaikat. Lain halnya dengan roh lainnya yang bukan termasuk malaikat sehingga harus meminjam tubuh orang lain (media); seperti kerasukan, memanggil arwah orang mati, perdukunan, semua hal ini tidak lain adalah praktek satanisme, dan di Indonesia sudah banyak sekali praktek satanisme dalam bentuk yang berbeda, ada yang bilang itu boleh karena tujuan baik dan itu jahat karena untuk tujuan jahat, memang pada prakteknya ada yang terlihat untuk kebaikan (putih) dan ada yang untuk niat jahat (hitam) tetapi kesemuanya ini sama saja intinya, yaitu menjadi praktek satanisme pengikut Lucifer, berhati-hatilah.

  2. Ritual Kebaikan, mereka masuk ke dalam gereja-gereja lalu menyumbang.

  3. Ritual Kejahatan dilakukan terutama saat ada anggotanya yang melanggar peraturan, mereka tidak akan segan untuk membunuh sebab bagi mereka adalah terhormat bila mati untuk Lucifer.

GS biasanya melakukan Persembahan Darah bayi hasil aborsi, yang biasanya melakukan hubungan sex didepan jemaat gereja dan setelah 4-6 bulan lamanya, maka anak itu harus digugurkan dan darahnya akan dipersembahkan kepada lucifer. Dengan demikian, Para jemaat akan selalu dilindungi Oleh lucifer dalam berbagai masalah kecuali, Tuhan.

Struktur organisasi

  1. Pimpinan tertinggi adalah Lucifer alias satan alias iblis alias raja iblis.

  2. Tingkat kedua adalah Rosa/lyberia yang terdiri atas 13 wanita yaitu Sister of The Light.

  3. Tatanan terendah adalah Mochua, bertugas melemahkan iman jemaat termasuk menguras energi urapan para hamba Tuhan.

Semua kelompok ini tidak berwujud alias dalam bentuk roh. Prince Of Michael yang disebut-sebut sebagai pimpinan GS di Menado juga termasuk roh, agar bisa kelihatan, dia akan meminjam jasad orang lain.

Bidang sasaran GS.

Di Amerika Serikat, komunitas ini sudah menyebar di 11 negara bagian. Semua orang umumnya tahu dan paham bahwa setan adalah makhluk ciptaan Tuhan yang tugasnya menghalangi manusia menuju Surga. Setan dapat berbuat apa saja dan memberikan apa saja kecuali memberi Kunci Surga. Karena itu setan dapat berwujud apa saja, bisa pula tampak ramah, bisa angker, dan lain-lain. Begitulah cara setan mengelabui umat manusia termasuk pengikutnya di GS tersebut. GS bukan hanya bergerak di dalam ajaran agama mereka saja, tetapi juga dalam bidang-bidang lain seperti politik, ekonomi, sosial dan budaya.

Otoritas politik tertinggi GS adalah illuminity, simbolnya berbentuk piramida yang puncaknya terpancung dan bagian yg terpancung itu agak sedikit naik. Di dalam bagian yang terpancung itu ada gambar sebuah mata (bisa di lihat pada uang kertas dollar Amerika). Itulah perjanjian tertinggi politik GS dengan Amerika. Di Indonesia saat ini belum ada, tetapi Indonesia telah membuat perjanjian dengan IMF sehingga dapat kita tebak apakah artinya itu

Dan Sasaran mereka adalah kaum Kristen.

Musik dan Film Satanisme.

Satanisme muncul dalam banyak hal salah satunya adalah film dan musik. Banyak film yang menceritakan dengan terbuka idiom satanisme serta kisah kuasa gelap (dark forces). Film populer seperti : Friday The 13th, The Crow, Devils Advocate, Interview With The Vampire, bahkan serial The X-Files mengandung alur cerita dimana setan, satanisme atau black magic menjadi bagian penting dari film. Konon tahun 1968, Anton Szandor La Vey pernah menjadi penasehat teknis sekaligus pemeran film Rosemarys Baby, film Omen 1976 disebut telah mempopulerkan satanisme.

Dalam musik ada banyak sekali contoh musik yang berisi satanisme, contoh :

  1. Lagu dari Ozzy Osbourne “Anggur baik tapi Wiski lebih cepat, bunuh dirilah satu-satunya jalan keluar”

  2. Lagu dari David Bowie (majalah Rolling Stone) mengatakan Rock akan selalu menjadi musik setan

  3. Lagu dari Stairway to Heaven jika di putar terbalik akan memunculkan syair pemujaan setan.

  4. Lagu dari Metallica dalam The Prince melantunkan Bida.dari dari bawah, Aku ingin menjual jiwaku. Setan ambil jiwaku.

  5. Pink Floyd menulis lagu Lucifer Sam dengan lirik : Lucifer Sam selalu duduk di sisimu..selalu dekat denganmu.

  6. Thn 1992, Red Hot Chilli Peppers saat penerimaan anugreah MTV Awards berucap. Pertama-tama kami ingin berterima kasih pada Setan.

  7. Marilyin Manson, salah satu umat GS pada majalah Spin edisi Agustus 1996. Saya berharap dikenang sebagai sosok yang mengakhiri sejarah Kekristenan, Manson tak ragu merobek Injil dan meneriakkan penghinaan terhadap Yesus Kristus.

Di Indonesia : - Group Black Metal (4 tahunl lalu) Sebelum naik panggung, mereka menyembelih marmut hidup dan meminum darahnya, kadang mereka membawa salib terbalik ke atas panggung.

Dan masih banyak sekali contoh yang dapat ditemui, tetapi dari keseluruhan akan terlihat mana yang merupakan bagian dari Satan dan mana yang tidak. Kesaksian sebagian kota sasaran GS antara lain adalah Manado, Jakarta, Surabaya, Bandung dan Medan. Bali dan Irian Jaya sementara ini adalah target utama mereka (Ev Herman Kemala, Manado). Herman Kemala seorang Evangelis Theological Seminary (Pasadena, AS, 1994) jurusan Church Growth, Satanalogy.

December 31, 2007 Posted by Stevan Adhi Nugroho | Artikel | | No Comments

Kalo dah bikin reportase, bikin blogg yuk…

 

Aku ngeBLOG maka aku keren!

Kenapa Keren?

  1. Tulisan di blog kamu menarik dan bermanfaat bagi para pengunjung.

  2. Rajin nge-blog = latihan menulis.

  3. Menambah wawasan (fitur komentar yang interaktif).

  4. Dijadikan referensi oleh netter lain

  5. Efek samping: Kamu jadi terkenal, dan siapa tahu tulisan-tulisan di blog kamu diterbitkan jadi buku.

  6. Dan sebagainya.

 

Apa kiat Membuat Tulisan yang Menarik?

  1. Menulislah seolah-olah kamu sedang berbicara.

  2. Anggaplah si pembaca duduk di depan kamu.

  3. Hindari kalimat klise.

  4. Jangan terlalu banyak basa-basi (penjelasan yang tidak penting).

  5. Gunakan kalimat pendek.

  6. Sesuaikan bahasa kita dengan segmen pembaca.

  7. Gunakan kalimat aktif.

  8. Gunakan istilah-istilah yang lebih spesifik.

  9. Manfaatkan keanekaragaman istilah.

  10. Tonjolkan informasi yang menarik.

 

Apa kiat Membuat Judul Yang Menarik?

Judul yang mengundang tanda tanya

  • Pentingnya Merawat Rambut (x)

  • Merawat Rambut Bikin Hidup Lebih Indah (+)

Jangan perlihatkan semuanya

  • Ketua MPR Taklukkan Presiden (+)

Pancing sikap kritis pembaca

  • Jawaban yang menyenangkan lebih penting daripada jawaban yang benar (+)

Hindari kalimat klise

  • Hubungan Pilkada dan Otonomi Daerah (x)

  • Pilkada Memperkuat Otonomi Daerah, Benarkah? (+)

Hindari bahasa yang terlalu umum

  • Yang paling kubanggakan (x)

  • Yang paling kubanggakan dari adikku (+)

Judul yang provokatif

  • Nikah dini, keren! (+)

  • Yuk, menulis cerpen! (+)

Judul yang memvonis

  • Mengikuti selera pasar = pelacur (+)

Judul berupa pertanyaan

  • Apakah pemerintah masih memihak rakyat? (x)

  • Pemerintah Masih Memihak Rakyat? (+)

Bahasa tidak harus baku

  • Operasi lilin, Polri tindak 150 mobil pelanggar lalu lintas (+)

Plesetan

  • Ketika Musim Reshuffle Tiba (+)

  • Takkan Lari Sumanto Dikejar (+)

Buatlah judul semenarik mungkin, tapi jangan menipu pembaca!

  • Membakar Majelis Taqlim (x)

(padahal maksudnya: dalam sebuah pengajian/taqlim, ada acara bakar sate)

  • Jadi Presiden, Aa Gym Ajukan Lima Syarat (x)

(padahal maksudnya: Aa Gym mengatakan: calon presiden mendatang harus memenuhi lima kriteria sebagai berikut….)

 

Keterangan:

(x) Kurang baik

(+) lebih baik

 

Bagaimana menulis artikel referensi?

  • Tulislah topik yang benar-benar kamu kuasai.

  • Lengkapi tulisan kamu dengan data/referensi yang selengkap mungkin.

  • Uraikan setiap bagian dengan penjelasan yang memadai.

  • Tentu saja, kiat membuat tulisan yang menarik tetap perlu diperhatikan.

  • Sampaikan dengan bahasa yang sesederhana mungkin.

  • Lengkapi tulisan kamu dengan data/referensi yang selengkap mungkin.

  • Bahasa inklusif VS bahasa eksklusif

Contoh bahasa inklusif:

Email adalah cara baru dalam berkomuninasi. Dengan perangkat ini, kita bisa mengirim pesan kepada teman atau kerabat yang tinggalnya amat jauh, dalam waktu yang singkat, cepat, dan berbiaya murah, bahkan bisa gratis. Uniknya, semua ini bisa kita lakukan langsung dari komputer, tanpa harus pergi ke kantor pos.

Contoh bahasa eksklusif:

Email adalah perangkat elektronik yang memungkinkan kita mengirim pesan digital melalui mail server tertentu untuk diteruskan ke mail server lain. Si penerima pesan digital ini akan mendownload pesan digital tersebut atau mengaksesnya melalui webmail tertentu.

 

SEPUTAR IDE TULISAN

Dari mana datangnya ide?

  • Datang sendiri secara tak terduga.

  • Datang setelah kita melakukan sesuatu (baca buku, nonton film, jalan-jalan, mengalami kejadian yang luar biasa, dst).

  • Dicari.

  • Berdasarkan referensi tertentu.

  • Berdasarkan ucapan atau pendapat orang lain.

  • Dan masih banyak lagi.

 

Mencari & mengembangkan ide

  1. Pikirkan sebuah objek (sebuah foto di kamar)‏.
  • Susun pertanyaan:

    • Kapan foto itu dibuat?

    • Siapa yang memotret?

    • Di mana lokasinya?

    • Kejadian apa yang berlangsung ketika itu?

    • Kenapa sampai ada foto itu? Adakah maksud tertentu? Dalam rangka apa?

    • Bagaimana proses pembuatan foto itu? Bagaimana suasananya?

  • Kita sudah mendapat sebuah ide yang lengkap!

  1. Pikirkan sebuah kejadian (seorang preman berjalan di tengah pasar sambil membawa stik golf)‏

  • Susun pertanyaan:

    • kenapa ada preman kampung menenteng stik golf?

    • dari mana dia mendapatkan stik golf itu?

    • kenapa dia membawa stik golf itu ke sebuah pasar?

    • apakah stik golf itu milik pribadinya, atau hadiah dari seseorang, atau dicuri dari seseorang?

    • Bagaimana kejadiannya ketika dia mendapatkan stik golf itu? Apa yang terjadi ketika itu?

    • Dan seterusnya.

  • Kita sudah mendapat sebuah ide yang lengkap!

  1. Pelajari sebuah budaya masyarakat, fenomena kehidupan, dst (misalnya: penduduk di perbatasan kalimantan yang lebih menyukai ringgit malaysia ketimbang rupiah. Mereka juga lebih suka berdagang di malaysia ketimbang di Indonesia.
  2. Susun sebuah kisah tentang pemuda yang melawan arus. Ia ingin lebih cinta pada rupiah ketimbang ringgit. Ia juga bertahan untuk berdagang di Indonesia, walau tidak begitu laku.
  3. Simak pendapat seorang tokoh. Misalnya: “Tolak RUU APP karena bertentangan dengan hak asasi perempuan!”
  4. Coba menganalisis pendapat ini. Bandingkan dengan pendapat kita.
  5. Jika misalnya kita tak setuju, coba inventarisir alasan-alasan kita, disertai referensi yang kuat.
  6. Maka jadilah sebuah tulisan OPINI!
  7. Pikirkan sebuah kondisi masyarakat. Misalnya: Masih banyak orang yang belum tahu bagaimana cara mengirim email.
  8. Maka, buatlah sebuah penjelasan lengkap tentang cara mengirim email.
  9. Maka jadilah sebuah tulisan “how to essay” atau technical writing.
  10. Ingatlah sebuah pengalaman hidup kita yang berkesan. Misalnya: saya pernah kecopetan.
  11. Ceritakan ulang pengalaman ini dengan gaya bahasa dan teknik bercerita yang baik. Ungkapkan bagaimana perasaan kita ketika mengalami kejadian tersebut.
  12. Maka jadilah sebuah tulisan personal essay dengan judul “ketika aku kehilangan sesuatu”.
  13. Anda punya pendapat, “Jalan kaki ke kantor itu lebih menguntungkan dari pada naik mobil”.
  14. Kemukakan ide ini dengan bahasa yang baik, disertai alasan-alasan yang kuat dan logis. Sampaikan dengan gaya bahasa yang membujuk dan provokatif, tapi tetap dalam batas kewajaran.
  15. Maka Jadilah sebuah artikel PERSUASIF dengan judul, “Ayo jangan kaki ke kantor!”

 

Ide ada tapi bingung ketika mau menulis

  • Bebaskan pikiran, tulislah apa yang ada di pikiran Anda apa adanya. Jangan peduli pada aturan apapun (EYD, struktur tulisan, dst).

  • Jangan dibebani oleh pikiran-pikiran seperti: (1) tulisan ini harus bagus banget, (2) tulisan ini harus menarik bagi semua orang, (3) dst.

  • Jangan dibayang-bayangi oleh penulis idola Anda (“Pokoknya tulisan saya harus sama dengan tulisan Gunawan Muhammad!”)‏

  • Kerangka karangan bukanlah hal wajib. Gunakan jika ia membantu kelancaran ide. Jika justru mengganggu kelancaran ide, ya jangan pakai kerangka karangan.

  • Menulislah untuk diri sendiri, untuk menyenangkan diri sendiri. Tulislah hal-hal yang menarik dan bermanfaat bagi diri sendiri.

  • Setelah lancar menulis, barulah kita berpikir tentang cara merevisi tulisan agar lebih bagus, agar menarik bagi orang lain, dst.

 

Ide sudah ditulis, tapi mandeg di tengah jalan

  • Istirahat dulu, kerjakan hal-hal lain

  • Rangsang ide dengan kegiatan yang bermanfaat (baca buku, nonton, diskusi dengan teman, dst).

  • Cobalah mengerjakan tulisan lain. Setelah fresh, kerjakan lagi tulisan sebelumnya. Tapi jangan meninggalkan sebuah tulisan terlalu lama!

 

Ide saya sudah ditulis oleh orang lain

  • Percayalah! Setiap manusia itu unik. Jadi walau idenya sama, belum tentu hasil tulisannya juga sama (jika ditulis oleh orang yang berbeda).

  • Kembangkan ide yang sama dengan teknik baru, sudut pandang yang berbeda, gaya bahasa yang unik, dst.

  • Tak ada ide yang benar-benar orisinal! Apapun ide yang muncul di kepala kita, pasti ada unsur pengaruh dari ide-ide yang sudah ada.

 

Ide saya sudah klise

  • Kita sering membaca tulisan yang sebenarnya hanya pengulangan dari tema/ide yang sudah sering dibahas. Tapi kita tetap tertarik membacanya.

  • Ide klise tetap bisa menjadi tulisan yang menarik jika dikemas dengan teknik baru, sudut pandang yang berbeda, gaya bahasa yang unik, dst.

  • Jadi, jangan takut menulis ide yang sudah klise!

 

[KHUSUS FIKSI] Menulis cerita berdasarkan pengalaman pribadi atau kisah nyata.

  • Pengalaman pribadi/kisah nyata tersebut hanya sebagai ide cerita atau bahan mentah. Kita bebas mengutak-atiknya semau kita. Tapi untuk kisah yang bernilai sejarah, harus hati-hati.

  • Carilah bagian dari kisah nyata itu yang kita anggap menarik. Bagian yang kurang menarik, atau tidak menarik sama sekali, silahkan dibuang saja.

  • Galilah bagian yang menarik tersebut, lalu kembangkan ceritanya sesuai keinginan kita.

  • Kalau perlu, carilah sudut pandang yang unik, agar ceritanya menjadi lebih bagus.

  • Setelah itu, tulislah cerita Anda. Olahlah “bahan baku” tersebut menjadi cerita yang utuh.

  • Setelah jadi, ia sudah menjadi cerita fiksi, bukan lagi pengalaman pribadi/kisah nyata.

December 31, 2007 Posted by Stevan Adhi Nugroho | Artikel | | No Comments

Bikin reportase On line yuk..?

MEMBUAT REPORTASE ONLINE

Cyber online atau yang dikenal juga dengan dunia maya merupakan sarana atau media yang semakin hari semakin berkembang pesat. Ratusan bahkan ribuan website bergentayangan di dunia maya. Setiap orang mudah mengakses, ketika mencari informasi yang dibutuhkan.

Pengelola media cybernet pun terus bermunculan. Maklum, dunia maya ini memberikan banyak kemudahan dan keuntungan bagi pengelola maupun buat pemanfaat online. Makanya, tidak berlebihan bila kini banyak sekali website-website serta situs-situs yang dibuat secara perorangan maupun institusi.

Kendati demikian, hanya website atau situs yang memiliki spesifikasi dan kualitas tertentu saja yang sering dikunjungi peselancar dunia maya. Terutama mereka yang membutuhkan akses informasi lewat internet.

Spesifikasi dan kualifikasi media cybernet inilah yang patut dicermati bagi komunitas-komunitas yang hendak mengelola website atau situs-situs tertentu. Terutama dalam mengelola informasi yang hendak disajikan dalam dunia maya tersebut.

Informasi yang disajikan dalam cybernet itu setidaknya harus memudahkan pembaca atau pengunjungnya. Kemudahan mendapatkan informasi yang dicari pengakses itu menjadi persyaratan utama dalam mengelola website atau situs dunia maya.

Makanya, pengelola dituntut untuk mengetahui keinginan dari pembaca atau pengakses internet yang berselancar di dunia maya. Di antara keinginan tersebut, misalnya kemudahan mengakses dan mendapatkan informasi yang dicari. Selain itu, mudah memahami informasi yang disajikan di dunia maya tersebut.

Karena itu, pengelola setidaknya mampu membuat reportase dari peristiwa-peristiwa yang hendak disajikan. Untuk itu, dalam makalah ini akan dibahas mengenai teknik membuat reportase di website, situs atau blog di dunia maya.

Dalam membuat reportase dunia maya, sebenarnya tidak jauh berbeda dengan membuat berita di media masa cetak. Semua peristiwa dapat dijadikan bahan tulisan berupa laporan sebagaimana yang dikenal dengan sebutan tulisan jurnalistik. Tulisan jurnalistik itu ada banyak model dan jenisnya. Di antaranya adalah tulisan berupa berita, artikel, opini dan feature (fices), esai, dan lain sebagainya. Hanya saja, dalam kesempatan kali ini kita akan focus pada teknik membuat reportase.

Perlu diingat, bahwa dalam membuat reportase itu tidak bisa semua peristiwa dijadikan bahan tulisan. Sebab, ada beberapa prinsip yang dapat dijadikan acuan. Sehingga, informasi yang disajikan benar-benar dibutuhkan pembaca atau pengakses.

Prinsip-prinsip tersebut di antaranya adalah unsur baru, actual, luar biasa, ketokohan, aneh, unik, proximity (kedekatan), humor, dan sex. Semua prinsip tersebut biasanya dikenal dengan teman-teman wartawan sebagai unsur-unsur berita atau reportase. Unsur-unsur itu bisa dijadikan acuan dalam menulis reportase.

Bila sudah memahami konsep unsur reportase itu, baru menggali data-data bahan reportase. Bahan yang digali itu bisa berupa data elementer maupun data sekunder. Misalnya, terkait dengan nama orang, gelar, tanggal lahir, tempat kelahiran, profesi, jabatan, dan lain sebagainya. Selain itu, nama tempat, lokasi dan lain-lain.

Setelah kita mengetahui prinsip-prinsip yang mendasari tulisan reportase tersebut, maka langkah selanjutnya adalah menyusun kerangkanya. Dalam penyusunan kerangka reportase itu, ada tahapan-tahapan yang harus diketahui dan dipahami.

Tahapan semacam itu, biasanya dikenal dengan sebutan anatomi reportase. Anatomi reportase itu sebagai berikut:

Judul
Dalam membuat judul, secara teknis memang boleh dianggap gampang. Namun, jika tidak tepat dalam pemilihan katanya, maka mengurangi arti dan makna dari tulisan reportase yang kita tulis. Pembaca pun biasanya susah memahami tulisan tersebut, sehingga membuat kurang tertarik.

Agar judul semacam itu bisa menarik pembaca dan pengakses cybernet, maka ada beberapa hal yang patut diperhatikan. Antara lain, judul itu harus jelas, tegas, atraktif, dan tidak lebih dari 8 kata, bisa membangkitkan emosi pembaca. Persyaratan ini sangat penting, untuk diketahui. Sehingga dalam membuat judul, berita bisa komunikatif dan mudah dipahami pembaca. Diusahakan menggunakan kata-kata yang aktif, tidak pasif dengan berbagai pola. Dengan demikian, pembaca akan tertarik dan terikat untuk membaca reportase selanjutnya.

Lead
Teknik dalam membuat lead yang dikenal juga sebagai teras dan jendela, reportase ini sangat menentukan langkah selanjutnya. Sebab, jika berhasil membuat tulisan reportase, maka selanjutnya akan mudah dan lancar. Itu mengingat, dalam menulis reportase yang paling sulit adalah menyusun kalimat di lead atau teras dari reportase tersebut.

Untuk membuat lead, biasanya mengacu pada unsur-unsur berita, sebagaimana tersebut di atas. Misalnya, baru, actual, ketokohan, luar biasa, dan lain sebagainya. Itu dijadikan dasar dalam menentukan topic (angle) pada alenea di lead ini.

Dalam menyusun lead, secara teknis maximal terdiri dari tiga kalimat. Setiap kalimat maximal 18 kata. Selain itu, mengandung 5 W + 1 H. Yang dimaksud dengan 5 W + 1 H itu adalah what (apa), where (dimana), who (siapa), why (mengapa), when (kapan), dan how (bagaimana).

Semua itu dapat diimplementasikan dalam beberapa jenis lead. Lead-lead itu bisa diterapkan pada semua jenis peristiwa yang ditulis menjadi sebuah laporan atau berita.

Isi
Dalam menyusun isi reportase ini merupakan langkah yang paling mudah. Sebab, penulis atau wartawan hanya memaparkan dengan mendeskripsikan persoalan-persoalan yang dipaparkan dalam lead reportase.

Rangkaian kalimat dalam isi reportase ini bisa bervariatif. Mulai dari kalimat langsung, tidak langsung hingga kalimat-kalimat informative dan descriptive. Begitu juga dalam menggunakan nara sumber. Nara sumber yang digunakan terdiri dari beberapa nara sumber. Tapi, minimal satu nara sumber. Kalau lebih dari satu nara sumber, penyusunan isi reportase itu dapat blok atau spiral.

Dalam membentuk blok, nara sumber yang kita tulis mulai dari awal sampai akhir hanya satu sumber berita. Setelah selesai, sumber berita yang pertama baru kita beralih menulis sumber berita berikutnya.

Sedangkan isi berbentuk spiral, antara nara sumber yang pertama dengan nara sumber yang kedua bisa diselang-seling. Sehingga, bentuk spiral, tapi ide pembahasan atau penulisan materinya tetap menjaga systematicalnya alias sistematis.

Ekor/Penutup
Dalam membuat penutup berita atau ekor reportase tidak teralu sulit. Sebab, dalam menulis penutup tersebut hanya harus dipertimbangkan adalah bagaimana mengakhiri tulisan berita itu semenarik mungkin dan pembaca merasa puas. Dalam membuat penutup berita itu, kita bisa mengakhiri cerita tulisan berita itu dengan ringkasan. Jika tidak, kita dapat juga mengutip kata kunci dari tulisan di lead sebagai akhir dari cerita atau tulisan reportase yang kita buat. Selamat mencoba! Semoga sukses!

December 31, 2007 Posted by Stevan Adhi Nugroho | Artikel | | No Comments