Stevan’s Teritory Weblog

Everything in here. Enjoyed it!

Jembatan Cahaya

 

Tahukah kamu?…?…

Aku ada di belakang mu…

Aku tak berani mengejar mu…

Karena ku tahu, kau pasti berlari sejauh mungkin…

Dan pastinya aku lelah…

Aku lelah lagi…

Untuk itu bisakah kamu?…

Menoleh sekali, sebentar…

Ke belakang…

Hanya menoleh…

Untuk ku…

 

Aku tak minta dibikinkan jembatan cahaya yang amat sulit direka.

Aku cuma minta sedikit!

Jangan pergi sebelum aku sampai di seberang.

Tungkai ku lelah ~ lagi pula kau pun tau aku seorang penggamang.

Aku pun tak mungkin mint selimut cahaya.

Atau sesuatu yang mampu menghalau embun.

Aku cuma ingin kau menemani aku sepanjang malam.

Kau tentu tau, aku tak tahan dingin.

December 30, 2007 - Posted by | Puisi-puisi

No comments yet.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: